Harga Kedelai Mahal, Perajin Tahu di Bandung Berhenti Produksi

Ervan David
Perajin tahu Cibuntu, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, mogok produksi. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)

"Akibatnya biaya produksi melambung tapi tidak sebanding dengan penjualan. Saat ini penjualan menurun karena daya beli masyarakat yang masih rendah akibat pandemi," ujarnya.

Mogok produksi massal para perajin tahu ini berdampak terhadap para pedagang di pasar. Walaupun hari ini masih ada tahu karena perajin tahu memproduksi pada subuh, pedagang akan libur dan pulang kampung. "Sebab barang yang akan dijual seperti tahu dan tempe tidak ada," kata Yudha, pedagang tahu.

Para pengrajin, pedagang, dan masyarakat berharap pemerintah segera menyetabilkan harga kedelai impor kembali normal Rp11.000 per kilogram.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ungkap Kasus Uang Palsu, Satres Narkoba Polrestabes Bandung Diganjar Penghargaan

57 tahun lalu

Jumat Curhat ala Kapolresta Bandung, Warga Keluhkan Peredaran Miras

57 tahun lalu

Perajin Tahu Tempe Disubsidi Kedelai, Kadisdagin Kota Bandung: Tak Perlu Mogok

57 tahun lalu

Salut, Petugas Damkar Bandung Aduk-Aduk Got demi Bantu Cari Dompet Warga yang Terjatuh

57 tahun lalu

Audisi Indonesian Idol Season 12 Digelar di Bandung Akhir Pekan Ini, Bakal Ada Penampilan Spesial Jemimah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal