Harga Beras di Indramayu Naik, KPPU Prediksi Banyak Petani Gagal Panen

Andrian Supendi
Harga beras di Kabupaten Indramayu dipicu gagal panen akibat kekeringan. (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)

INDRAMAYU, iNews.id - Harga beras di sejumlah pasar tradisional Indramayu, merangkak naik sejak dua bulan terakhir. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memprediksi, kenaikan itu terjadi akibat banyaknya sawah yang mengalami kekeringan akibat El Nino.

Kepala Bidang Kajian dan Advokasi Kanwil III KPPU, Mansur mengatakan, penyebab naiknya harga beras di Kabupaten Indramayu yang merupakan daerah penghasil padi terbesar pertama di Jawa Barat, dikarenakan banyak petani yang gagal panen.

"Indramayu merupakan sentra produksi nomor satu di Jawa Barat, pada tahun 2022 produksi GKG (gabah kering giling) mencapai 1,5 juta ton. Dari hasil pengamatan kami, terdapat beberapa faktor kenaikan harga beras di Indramayu, yang pertama sama dengan daerah lainnya akibat kekeringan El Nino," kata dia, kepada iNews.id, Rabu (6/9/2023).

Selain itu, kata Mansur, faktor penyebab lainnya yaitu adanya ikatan kontrak antara penggiling dengan distributor.

"Di Indramayu ada beberapa penggilingan yang sudah terikat kontrak dengan Cipinang. Sehingga, penggilingan besar di Indramayu banyak yang dijual ke Cipinang," ujar dia.

Mansur menyatakan, untuk menekan harga beras di pasar, pemerintah daerah harus memiliki data produksi dan data konsumsi, agar dapat menggelar operasi pasar murah jika produksi beras mengalami surplus.

"Solusi untuk menekan harga beras, harus ada data real konsumsi gabah atau beras di daerah masing-masing. Jika produksi masih surplus, maka bisa dilakukan operasi pasar murah," kata dia.

Mansur menerangkan, jika produksi beras mengalami defisit, Bulog dapat melakukan impor beras untuk menutupi kebutuhan di daerah.

"Namun jika mengalami defisit atau kekurangan, dapat dilakukan impor oleh Bulog sesuai dengan tugasnya," tutur dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Beras di Indramayu Melambung, Medium dan Premium Naik Rp2.000 per Kg

57 tahun lalu

Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi

57 tahun lalu

Simak! Penyebab Sejumlah Bahan Pangan di Bangka Barat Naik

57 tahun lalu

Harga Beras di Pasar Mentok Hari Ini Mulai Turun Rp3.000 per Karung

57 tahun lalu

Harga Beras di Bangka Barat Naik Signifikan, Warga Kurangi Pembelian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal