"Dari keterangan dokter, bahwa Habib meninggal bisa karena kecapekan atau serangan jantung. Untuk selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Plered, Kabupaten Purwakarta," ujarnya.
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengaku, pihaknya turut berduka atas meninggalnya Habib Musthofa. Almarhum dinilai sebagai sosok ulama yang selalu bersemangat untuk mengajak umat berselawat.
"Beliau adalah guru saya, dengan sabar mengajari saya selama 10 tahun terakhir. Beliau, selalu bersemangat mengajak kami untuk berselawat," ujar Cellica seperti dilansir lewat akun Instagramnya.