Guru Besar Unpad Prediksi Ekonomi Domestik dan Global Tumbuh 5 Persen pada 2021

Arif Budianto
(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Menurut Prof Nury, meski pertumbuhan ekonomi dinilai positif, Indonesia tetap dihadapkan kepada pekerjaan rumah mengatasi dampak dari pandemi Covid-19. Ahli ekonomi makro dan finansial ini menjelaskan, dampak pandemi Covid-19 di Indonesia ialah meningkatnya angka kemiskinan, pengangguran, hingga tingkat kesenjangan. 

Selain itu, defisit APBN, meningkatnya utang luar negeri, serta menurunnya penerimaan negara juga menjadi pekerjaan rumah di 2021. Kebijakan pemerintah untuk menstimulus perekonomian juga harus inklusif. 

Menurut Prof Nury, pemulihan ekonomi tidak hanya di sektor konsumen, tetapi juga harus di sektor produsen. “Stimulus di sisi konsumsi dengan adanya bansos maupun sisi suplai berupa bantuan usaha, sudah kita lakukan,” tutur dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ekonomi di Kuartal Pertama 2021 Diperkirakan Bangkit, UMKM Masih Berat

57 tahun lalu

Di Depan WTO, Wamendag Tegaskan Indonesia Dukung Ekonomi Terbuka

57 tahun lalu

ADB Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Jadi Minus 2,2 Persen

57 tahun lalu

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Diminta Tingkatkan Literasi Masyarakat 

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 30 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal