"Berlokasi di perbatasan Bogor-Sukabumi, kami akan melihat 10-20 tahun Jabar selatan yang selama ini tertinggal akan terangkat karena lapangan pekerjaan bisa dari 30-60.000 yang saya titipkan ke wilayah di daerah ini,” ujar Kang Emil.
Gubernur Jabar menuturkan, nanti, KEK Lido akan dijadikan model untuk peningkatan ekonomi dengan semangat yang akan ditonjolkan, yakni Jabar provinsi yang amat ramah kepada investor.
"Kami bahagia ini adalah KEK pertama di Jabar, sehingga akan menjadi model lompatan-lompatan ekonomi yang kami akan tunjukkan bahwa Jabar sangat ramah terhadap investasi, infrastruktur juga sangat baik, produktivitas manusianya juga paling tinggi," tutur Gubernur.
Apalagi, kata Kang Emil, KEK Lido memiliki kualitas berstandar internasional. Bahkan, wisatawan asing pun setelah Covid-19 berpotensi besar berdatangan karena aksesibilitas memadai.
"Apalagi kelasnya bukan kelas biasa, kelas dunia, maka wisatawan asing pun nanti di post-Covid-19 world. Kira-kira nanti akan mudah ke sini. Saya tadi dari Bandung hanya dua jam, dari Jakarta satu jam. Jadi secara akses juga sangat memadai," ucap Kang Emil.