BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengizinkan sekolah melarang siswa bermain lato-lato di lingkungan pendidikan. Larangan itu dikeluarga agar tidak lato-lato tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).
Akhir-akhir ini terjadi pro dan kontra soal permainan lato-lato. Sebab, pernah ada kejadian seorang anak matanya terluka akibat terkena lato-lato saat bermain.
Bahkan, tak sedikit publik yang merasa geram dengan permainan tersebut. Pasalnya, suara bising lato-lato sangat nyaring.
Ridwan Kamil mengatakan, sesuatu yang berlebihan dalam hidup tidak baik. Begitu juga ketika berlebihan main latto-lato hingga berjam-jam tak kenal waktu dan situasi.
"Jangan disalahkan lato-latonya, tapi eksesif waktunya," kata Ridwan Kamil di Gedung Graha Tirta Siliwangi, Bandung, Kamis (12/1/2023).