Gempa Pangandaran M 5,3 Dipicu Pergeseran Lempeng Indo Australia

Arif Budianto
Gempa bumi magnitudo 5,3 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat pada Jumat (18/2/2022) dini hari dipicu oleh pergeseran lempeng Indo Australia.

BANDUNG, iNews.id - Gempa bumi magnitudo 5,3 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (18/2/2022) dini hari. Getaran gempa terjadi akibat pergeseran lempeng Indo Australia.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setyo Prayitno menjelaskan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. 

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal).

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Cidaun, Sindangbarang dan Agrabinta, Kabupaten Cianjur dengan skala intensitas II- III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah seakan-akan truk berlalu. 

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami," kata Bambang. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,2 Guncang Jember hingga Dirasakan di Denpasar

57 tahun lalu

Update Gempa Terkini M 5,1 di Jember, Getaran Dirasakan hingga Kuta Bali

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Jember, Getaran Terasa di Malang hingga Denpasar

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 5,1 Guncang Jember, Pegawai RRI Panik Berhamburan Keluar Ruangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal