Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Calon IKN Nusantara, Ini Kata Badan Geologi

Arif Budianto
Ilustrasi dampak gempa bumi. (FOTO: ISTIMEWA/ILUSTRASI)

Budi Lelono menyatakan, berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman dari data BMKG, kejadian gempa bumi tersebut diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif dan diperkirakan pada zona sesar Meratus. 

"Sesar Meratus diperkirakan terbentuk pada zaman Pra Tersier dan mengalami reaktivasi sehingga tergolong sesar aktif. Sesar ini berarah utara ke selatan," ujar Budi Lelono.

Atas kejadian itu, tutur Kepala Badan Geologi, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. 

Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami Bangunan di Kabupaten Paser harus dibangun dengan menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. 

"Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) yaitu retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi," tuturnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M5,2 Guncang Pangandaran, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 4,3 di Laut Banten, Getarannya Terasa sampai Sukabumi

57 tahun lalu

Gempa Bumi Terkini M3,8 Guncang Sukabumi, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

Gempa Bumi Terkini M4,2 Guncang Pangandaran, Pusatnya di Laut

57 tahun lalu

Diguncang Gempa Bumi Berkali-kali, 1 Rumah Warga Ciemas Sukabumi Roboh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal