"Kebetulan di Sukabumi mendapatkan dosis untuk 300 sapi. Alhamdulillah hari ini sampai hari Rabu (29/6/2022) terakhir, vaksin dari pemerintah pusat untuk Kota Sukabumi akan disalurkan," kata Kepala DKP3 Kota Sukabumi.
Andri Setiawan menyatakan, awal mula PMK terdeteksi di Sukabumi dari dua ekor sapi di peternakan daerah Ciaul, yang kemudian bertambah dan total ada 79 sapi yang mengalami gejala (suspek) PMK. Dari 79 sapi yang suspek, 12 yang dipotong secara bersyarat, 24 sembuh dan sekarang sekitar 10 lagi dalam rangka isolasi dan penyembuhan.
"Atas kejadian itu, kami bersama kepolisian melakukan pengawasan dan pengetatan perjalanan hewan ternak antar daerah. Hewan ternak yang masuk ke Kota Sukabumi harus melampirkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)," ujar Andri Setiawan.
Hhewan ternak yang digunakan untuk kurban, tutur Kepala DKP3 Kota Sukabumi, akan dipantau menjelang hari raya Idul Adha. Nantinya, hewan yang sehat dan bebas dari PMK akan diberi kalung.
"Hewan kurban kita beda lagi, ada 131 titik lapak. Kita mulai pembagian tugas melepas tim pemantau hewan kurban dan mereka dibekali kalung sehat, ketika memeriksa langsung dikasih kalung sehat," tutur Kepala DKP3 Kota Sukabumi.