“Tingkatkan respect, tingkatkan saling menghargai antarsesama. Kita Indonesia, tetap Indonesia. Jangan karena fanatisme buta membuat nyawa melayang dengan sia-sia. Ini enggak masuk akal. Semua orang Persib mengutuk keras hal ini. Saya, seluruh pemain Persib, manajemen, pelatih, semua enggak bisa terima dengan kejadian ini,” paparnya.
Dia menambahkan, ulah para oknum Bobotoh itu telah merugikan para Bobotoh. Aksi itu juga merugikan tim Persib. Kemenangan Persib atas Persija menjadi hambar setelah peristiwa tragis tersebut. Padahal, seharusnya Bobotoh merayakan kemenangan tersebut, tapi akhirnya dinodai dengan ulah para oknum.
“Ini sangat merugikan suporter kita, merugikan tim. Banyak kerugian yang dibuat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kita tidak membicarakan secara umum, ini ulah oknum,” katanya.
Para pemain Persib berharap ke depan para suporter lebih baik dan santun. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. “Saya tahu Bobotoh jauh lebih dewasa, tapi oknum-oknum yang perlu edukasi lebih mungkin. Saya berharap jangan terulang lagi di mana pun, khususnya untuk Bobotoh di Jawa Barat,” papar Supardi Natsir.