“Kami harap, PEP Bandung dapat menjadi salah satu kampus yang menjadi pilihan utama para pelaku industri pertambangan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) perusahaan,” tutur Asep.
Sebagai politeknik yang baru meluluskan angkatan pertamanya, Asep menilai bahwa prestasi ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari para pelaku industri pertambangan terhadap kualitas pendidikan PEP Bandung.
“Kami mengajak para pelaku industri pertambangan untuk memberikan masukan terkait isu dan perkembangan terkini di sektor pertambangan sebagai dasar perbaikan kurikulum mahasiswa. Tujuannya, agar ilmu yang diajarkan senantiasa sesuai dengan kebutuhan industri,” ucap Asep.
Pada kesempatan tersebut, internal PEP Bandung melakukan penandatanganan komitmen zona integritas secara simbolis. Penandatanganan dilakukan mulai dari level direktur hingga staf PEP Bandung.
Penandatanganan itu menjadi dasar komitmen untuk menuju wilayah bebas korupsi (WBK), wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), serta peningkatan kualitas pelayanan publik PEP Bandung.
Sebagai informasi, PEP Bandung berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi fasilitas, kualitas, maupun kuantitas pengajar. Saat ini, jumlah dosen di PEP Bandung berjumlah 21 orang. Sebanyak 9 orang atau 43 persen di antaranya bergelar doktor dan sisanya bergelar magister.
Dengan formasi dosen tersebut, kualitas PEP Bandung diproyeksikan dapat meningkat di masa depan dalam memberikan pelayanan maksimal bagi mahasiswa.