Gelar Aksi di Monumen Bojongkokosan, KPR Sukabumi Desak Polri Tangkap Habib Rizieq

Agung Bakti Sarasa
Koalisi Perjuangan Rakyat Sukabumi berunjuk rasa di Monumen Perjuangan Bojongkokosan, Sukabumi, Kamis (26/11/2020). Mereka menuntut Polri menangkap Habib Rizieq Shihab (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Aksi penolakan terhadap kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq meluas di Provinsi Jawa Barat. Setelah Bandung, Indramayu, dan Cirebon, kali ini aksi penolakan digelar di Sukabumi, Kamis (26/11/2020).

Dalam aksi unjuk rasa di Monumen Perjuangan Bojongkokosan, Sukabumi, Kamis (26/11/2020), para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Perjuangan Rakyat (KPR) Sukabumi mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menangkap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Koordinator aksi Andi Zulfikar mengatakan, Habib Rizieq patut ditangkap karena telah melanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sejak tiba di Tanah Air dari Arab Saudi, beberapa waktu lalu.

Bahkan, Andi menilai Habib Rizieq telah berbuat makar karena terbukti memprovokasi, mengadu domba rakyat, dan sengaja membuat kekacauan di negeri ini dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"RS (Rizieq Shihab) ini penghianat negeri yang akan mengubah NKRI yang berdasar Pancasila menjadi NKRI bersyariah. Itu adalah perbuatan makar, harus kita lawan, lawan, dan lawan," kata Andi dalam keterangan resminya, Kamis (26/11/2020).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Warga Kembali Demo di DPRD Sumut Tolak Kedatangan Habib Rizieq di Medan

57 tahun lalu

Aliansi Masyarakat Peduli NKRI Tolak Safari Habib Rizieq di Cirebon

57 tahun lalu

Nikita Mirzani Berhijab di Aksi Menolak Habib Rizieq, Pendemo: Simbol Perlawanan

57 tahun lalu

Penolakan Kehadiran Habib Rizieq di Jawa Barat Meluas, Massa FPMIB Bakar Spanduk

57 tahun lalu

Balita Hanyut di Sungai Cianten Bogor Ditemukan Tewas, Terseret Arus saat Temani Ibu Mencuci

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal