Kemudian pada Rabu (21/4/2021) ada tiga pasien meninggal, yakni perempuan 57 tahun asal Kecamatan Ciracap komorbid pneumonia, lelaki 46 tahun warga Kecamatan Lengkong dengan kormorbid CHF, ARDS dan pneumonia, serta perempuan 65 tahun asal Kecamatan Sukabumi komorbid pneumonia.
Pada Kamis (22/4/2021) bertambah dua kasus yang merupakan perempuan 57 tahun warga Kecamatan Cikidang komorbid pneumonia dan perempuan 51 tahun warga Kecamatan Parakansalak komorbid pneumonia. Pada Sabtu, (24/4/2021) terdapat satu kasus kematian yakni perempuan 49 tahun asal Kecamatan Simpenan komorbid asma.
Selanjutnya pada Minggu, (25/4/2021) kasus kematian bertambah empat kasus dengan rincian perempuan berusia 61 asal Kecamatan Parungkuda, peremouan 70 tahun asal Kecamatan Jampang Tengah dan lelaki berusia 63 tahun asal Kecamatan Cikembar ketiga pasien ini sama komorbid pneumonia dan satu pasien lainnya merupakan perempuan usia 56 tahun asal Kecamatan Waluran komorbid hipertensi.
Dengan kondisi seperti ini warga diimbau agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, mematuhi aturan pemerintah salah satunya tidak melaksanakan mudik lebaran, tidak berkerumun serta berperilaku hidup bersih dan sehat.
Di sisi lain, hingga Senin (26/4/2021) jumlah warga yang terkonfirmasi positif virus mematikan tersebut mencapai 4.521 pasien (bertambah 27 kasus), dari jumlah itu 4.180 pasien dinyatakan sembuh (bertambah 25 kasus), 218 masih menjalani isolasi dan 123 pasien meninggal dunia (bertambah satu kasus).