Kelompok barongsai Green Dragon Lion Dance didirikan sejak tahun 2000 di Kota Bandung. Dengan anggota aktif berjumlah 30 orang, Green Dragon Lion Dance terus eksis, menampilkan atraksi. Anggota kelompok ini bukan hanya pemuda keturunan Tionghoa, tetapi warga asli Kota Bandung.
Sementara itu, Rezki, kelompok Green Dragon Lion Dance mengatakan, kesenian barongsai wajib dilestarikan dan diperkenalkan ke masyarakat karena merupakan warisan leluhur.
"Kesenian barongsai ini merupakan warisan dari leluhur kita juga, sehingga patut dilestarikan dan diperkenalkan kepada masyarakat," kata Rezki.
Kesenian barongsai, ujar Rezki, telah masuk cabang olahraga yang dipertandingkan dalam event-event olahraga. "Green Dragon Lion Dance telah resmi menjadi bagian dari Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) dan sering menampilkan atraksi saat hari-hari perayaan besar, termasuk Imlek," ujar dia.
Rezki mengapresiasi relawan Ganjartivity yang telah menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap kelestarian barongsai. Green Dragon Lion Dance dan Ganjartiviry siap menjaga dan melestarikan kesenian barongsai agar lebih mendapatkan tempat di masyarakat.
"Kami berharap perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap kesenian barongsai ini meningkat dan ikut melestarikannya. Kami berterima kasih kepada relawan Ganjartivity yang peduli terhadap kesenian barongsai," tutur Rezki.