Forum Santri Geruduk Kantor DPW PPP Jabar, Tuntut Suharso Monoarfa Turun

Agus Warsudi
Massa Forum Santri Jabar Bersatu Bela Kiai unjuk rasa di depan kantor DPW PPP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)

Keempat meminta Presiden RI Joko Widodo memberhentikan Suharso Monoarfa sebagai menteri di kabinetnya, bahkan harus dipecat. Saat ini, Suharso menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Kabinet Indonesia Maju.

Tuntutan kelima, mendesak dewan syariah DPP PPP untuk memecat dan mendesak Suharso Monoarfa segera mundur dari jabatannya dengan sadar diri, karena telah menghina kiai.

"Kami tidak akan berhenti berjuang dan aksi hingga Suharso yang telah menghina martabat Kyai , yang menyatakan 'amplop kiai' tersebut untuk turun dari jabatannya," kata Muhamad Ari.

Pengunjuk rasa mengancam, jika Suharso tidak mundur dari jabatannya, maka PPP bakal kehilangan suara dan dukungan pemilih pada pesta demokrasi nanti.

"Jika PPP tidak mau kehilangan suara umat, tidak mau kehilangan suara rakyat, jadi, lebih baik Suharso harus dipaksa mundur oleh para dewan syariah. Suharso yang mengaku belum menerima surat dari para majelis partai, itu kebohongan publik, hanya alasan belaka. Pasalnya, surat dari para majelis sudah beredar di medsos bahkan di media," ujar Muhamad Ari.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gudang Penyimpanan Barang Bekas di Kabupaten Bandung Terbakar

57 tahun lalu

Brio Seruduk 3 Gerobak Pedagang, 1 Motor, dan Warga di Banjaran Bandung

57 tahun lalu

Viral Polantas Pakaikan Baju ke Wanita ODGJ di Bandung, Netizen: Makasih Pak Pol

57 tahun lalu

Segera Dirakit, Dua Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dibawa ke Tegalluar

57 tahun lalu

Disentil Stafsus Menag Gegara Resmikan ANNAS, Wali Kota Bandung Bilang Begini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal