Endapan Longsor Tsunami di Selat Sunda Diteliti 3 Negara, Ada Apa? 

Arif Budianto
Tim peneliti tiga negara melakukan penelitian endapan bencana longsor tsunami pulau Anak Krakatau. (Foto: Istimewa) 

Dia menjelaskan, penelitian ini menunjukkan deposit bawah laut yang besar dari longsor Anak Krakatau 2018 dan struktur internalnya, serta menunjukkan ukuran utuh dan cara bagaimana deposit tersebut diendapkan di dasar laut. Temuan ini telah dipublikasikan di jurnal prestisius Nature Communications  dalam sebuah paper berjudul: 

“Megablocks on the seafloor reveal that half of Anak Krakatau island collapsed into the sea to cause the 2018 Sunda Strait tsunami, Indonesia”. 

Tim juga terlibat dalam menganalisis citra dan foto satelit untuk mempelajari peristiwa longsor di atas permukaan laut. Dengan menganalisis citra satelit (terutama dari COSMO-SkyMed) dan foto, para ilmuwan dapat menjelaskan tingkat keruntuhan subaerial secara menyeluruh.

Dr Mirzam melanjutkan, tim menghitung bahwa separuh pulau runtuh, menunjukkan runtuhan yang jauh lebih luas atau besar daripada yang diperkirakan sebelumnya. Citra satelit juga menunjukkan pembebanan sisi barat daya Anak Krakatau dengan lava dan ejecta pada bulan-bulan sebelum longsor. Pada saat yang sama deformasi, patahan dan ventilasi gas ditemukan telah terjadi di pulau tersebut dan menggambarkan perkiraan area yang akan runtuh. Proses-proses ini mungkin juga pada akhirnya berkontribusi pada keruntuhan bagian sayap pada tahap selanjutnya.

"Berdasarkan kejadian ini, longsoran yang terjadi cukup besar (~0,214 km3) cukup untuk mengubur Kota London hingga setinggi Katedral St Paul. Blok-blok dari longsoran ini naik hingga 90 meter di atas dasar laut dan menempuh jarak 1.5 km dari Anak Krakatau," katanya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG: Tren Gempa Bumi 2021 Meningkat, Waspada Risiko Tsunami

57 tahun lalu

KM Mutiara Persada III Mati Mesin di Selat Sunda, Puluhan Penumpang Terjebak Dievakuasi

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem di Selat Sunda hingga Sepekan, BMKG Minta Kapal Ekstra Waspada

57 tahun lalu

Terungkap! Pemuda Jambi Tewas Jatuh dari Kapal di Selat Sunda Hendak Wisuda

57 tahun lalu

Gempa Besar Berpotensi Guncang 3 Zona Megathrust di Indonesia, Ini Kata BMKG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal