"Tadinya sempat tutup tapi kemudian beroperasi kembali. Sudah berapa kali buka tutup jadi akhirnya ibu-ibu yang harus turun tangan menutup tempat itu," katanya.
Dewi mengatakan, emak-emak yang melakukan sweeping tempat prostitusi dari dua dusun. Namun jika tetap memaksa membuka kembali, semua emak-emak di desa itu akan turun kembali.
Mereka juga meminta pihak kepolisian dan pemerintah desa bertindak tegas dengan menutup tempat prostitusi secara permanen. "Polisi harus bertindak jika mereka masih beroperasi kalau tidak situasinyanya jadi tidak kondusif," ucapnya.