Ekonomi Jabar Belum Stabil, BI Dorong Pesantren sebagai Sentra Ekonomi Baru 

Arif Budianto
Bank Indonesia menyerahkan bantuan alat pertanian dan perikanan kepada pesantren. (Foto: Istimewa)

Akhir pekan kemarin, BI Jabar menyerahkan bantuan alat pertanian dan perikanan di Pondok Pesantren Al Ghazaly, Bogor. Selain menyerahkan paket bantuan, dilakukan juga implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam transaksi ZISWAF di lingkungan pondok pesantren yang didukung oleh LinkAja Syariah.

Langkah ini, kata dia, diharapkan dapat mendorong penguatan sisi supply pangan, yang dilakukan melalui pengembangan UMKM. Sejalan mendorong pondok pesantren sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, termasuk percepatan digitalisasi ekonomi.

Hadir dalam acara, Menteri Pertanian, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H beserta jajaran Dirjen di lingkungan Kementerian Pertanian; Walikota Bogor, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.HUM., M.A.; dan Anggota Komisi XI DPR-RI, H. Ecky Awal Mucharam. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS: Ekonomi Jabar 2020 Minus 2,39 Persen, tapi Ada yang Memberi Angin Segar

57 tahun lalu

Kredit Perumahan Tersendat, Perindo Bali Desak Evaluasi Kebijakan Perbankan

57 tahun lalu

Geger! Warga Cirebon Ditangkap usai Produksi Uang Palsu Rp12 Miliar di Rumah

57 tahun lalu

Sejarah Pondok Pesantren Lirboyo dan Sosok KH Abdul Karim yang Lahirkan Ulama Besar

57 tahun lalu

Hari Santri 2025, Menag Ungkap Pemerintah Siapkan Eselon 1 Khusus Tangani Pesantren

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal