Ketua KBB E-sport Community (KEC), Riza Alfikri menambahkan, adanya turnamen yang diselenggarakan secara rutin pastinya akan mampu melahirkan atlet e-sport yang berkualitas. Di dalam KEC hingga kini sudah bergabung sebanyak 2.100 anggota laki-laki dan perempuan.
Namun pihaknya selektif dalam menjaring pemain e-sport terutama dari sisi usia.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko para gamer di bawah umur. Pihaknya juga akan mengedukasi masyarakat terkait game online, baik ke orang tua ataupun sekolah.
"E-sport perkembangannya sangat pesat, makanya perlu sosialisasi ke pihak sekolah maupun orang tua agar tidak diartikan negatif. Makanya ada pembatasan usia minimal 17 tahun, agar game ini tidak merambah ke anak-anak," tuturnya.