Duh, Hewan Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku di Garut Terus Bertambah

fani ferdiansyah
Para petugas berpakaian APD memeriksa hewan ternak di salah satu peternakan Kabupaten Garut terkait penyebaran wabah PMK. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah)

GARUT, iNews.id - Kasus hewan ternak positif terjangkit wabahpenyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Garut, bertambah. Jumlah ternak yang dinyatakan sakit akibat wabah tersebut mencapai 517 ekor atau bertambah dari sebelumnya 381 hewan.

Penambahan kasus PMK di Kabupaten Garut itu terjadi hingga Senin (16/5/3022) kemarin.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut Sofyan Yani, mengatakan, temuan ini didasarkan atas pemeriksaan pihaknya terhadap 709 ekor hewan ternak di 69 tempat yang tersebar pada sembilan kecamatan. Pada pemeriksaan itu, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut memeriksa 471 sapi potong, 183 sapi perah dan 55 domba. 

"Dengan perkembangan kasus sebanyak 571 ekor ternak sakit, 340 ekor ternak diobati, enam ekor ternak mati, dipotong paksa sebanyak 16 ekor, dan 28 ekor lainnya menunjukkan gejala perbaikan," kata Sofyan kepada wartawan, Selasa (17/5/2022). 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Penyebaran PMK, Polisi Bubarkan Domba Tangkas di Pasirwangi Garut

57 tahun lalu

Karantina Sulut Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Daging Celeng di Pelabuhan Bitung

57 tahun lalu

1.000 Lebih Ternak di Bandung Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, 48 Ekor Mati

57 tahun lalu

2 Pasar Hewan di Lamongan Ditutup Imbas Wabah Penyakit Mulut dan Kuku

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Sebut 4 Juta Vaksin Disiapkan Tangani Wabah PMK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal