Duh, 8.121 Warga Bandung Masuk Kategori Stunting

Sindonews
Arif Budianto
Ilustrasi stunting. (Foto ist).

BANDUNG, iNews.id - Sekitar 8.121 warga di Kota Bandung, Jawa Barat masuk kategori stunting atau mengalami gangguan pertumbuhan (kerdil). Dari jumlah itu, sekitar 2.700 masuk kategori anak di bawah lima tahun (Balita).

Ketua Penggerak PKK Kota Bandung Siti Muntamah mengatakan, Pemkot Bandung membuat terobosan program Tanggap Stunting dengan Pangan Aman dan Sehat (Tanginas) untuk menekan warga dengan kategori gangguan fisik itu.

"Itu yang akan diintervensi oleh kami melalui program Tanginas. Mereka ada di 15 kelurahan di 11 kecamatan di Kota Bandung," kata Siti saat launching Program Tangginas di Kantor Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Selasa (8/9/2020).

Menurut dia, Pemkot Bandung akan memberikan asupan gizi bagi stunting bayi di bawah 2 tahun. Termasuk kepada ibu hamil dengan memberikan makanan protein bergizi satu minggu dua kali.

Kedua dengan melakukan program berkelanjutan kepada seluruh masyarakat dan melibatkan agar mereka ikut berkolaborasi. Ketiga ekonomi masyarakat diintervensi, terutama keluarga yang memiliki batita stunting.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 30 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

57 tahun lalu

Ribuan Kendaraan Wisatawan Padati GT Pasteur Bandung, Diprediksi Meningkat hingga Malam

57 tahun lalu

Libur Panjang Iduladha, Puluhan Ribu Kendaraan Masuk Bandung via Tol Pasteur

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk di Bandung, 2 Warga Terluka saat Panik Berlarian

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 28 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal