Dua Kelompok Preman Berebut Bisnis Prostitusi Online di Bandung, 2 Tewas 

Agus Warsudi
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menunjukkan empat tersangka dan alat yang digunakan untuk melakukan pembunuhan. (FOTO: iNews.id/AGUS WARSUDI)

Keempat pelaku, ujar Kombes Pol Budi Sartono, ditangkap dalam waktu dan tempat berbeda. Pelaku Nizar ditangkap di Bali. Tersangka Hengki Parulian diringkus di Palembang. Dua pelaku lainnya, Mustaqim Aprian, dan M Faizal Faridz alias Izal dtangkap di kawasan Bandung Raya. 

Motif pembunuhan sadis itu, ujar Kombes Pol Budi Sartono, berkaitan dengan bisnis prostitusi online di Kota Bandung. 

"Ini mereka (para korban dan para pelaku) saling bersaing. Pertikaian antarkelompok (jaringan prostitusi online) di apartemen," ujar Kombes Pol Budi Sartono. 

Disinggung, soal bisnis prostitusi online tersebut, Kapolrestabes Bandung menuturkan, akan mendalami hal itu. "Kami ungkap dulu kasus (pembunuhan)-nya. (Soal prostitusi) kita dalami," tutur Kapolrestabes Bandung. 

Para tersangka,  Nizar, Hengki Parulian, Mustaqim Aprian, dan M Faizal Faridz alias Izal dijerat Pasal 351 KUHPidana atau pasal 170 KUHPidana. Mereka terancam pidana lebih dari lima tahun bui.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cek Kesiapan Kereta Angkutan Mudik, Kapolda Jabar Tinjau Stasiun Bandung

57 tahun lalu

Geledah Ruang Kerja Wali Kota Bandung, Penyidik KPK Bawa 3 Koper Besar

57 tahun lalu

Cekcok dengan Istri Pria di Bandung Nyebur ke Citarum, Ditemukan Meninggal 

57 tahun lalu

Penyidik KPK Geledah Balai Kota Bandung, Bawa 3 Koper Barang Bukti

57 tahun lalu

Mudik Lebaran 2023, Ribuan Pemudik Gunakan Kereta Api dari Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal