Kisah Haru Ibu Korban Gempa Mamuju Melahirkan Bayi di Tenda Pengungsian

Arif Budianto
Tim medis Marinir TNI AL menunjukkan bayi mungil yang lahir dari ibu korban gempa Mamuju. Foto: istimewa

Namun saat itu kondisi rumah sakit dan tempat bersalin masih lumpuh akibat gempa bumi. Kemudian diputuskan persalinan berlangsung di tenda. 

Setelah melalui perjuangan melelahkan satu jam lamanya, Nurdah melahirkan sang bayi melalui persalinan normal.  Kondisi bayi pasangan Nurdah dan Udin itu sehat.

Tangis haru bercampur bahagia  terlihat dari wajah kedua orang tua tersebut. Jabang bayi merah terlahir dengan selamat tanpa hambatan apa pun. Bayi ini, menjadi anak keenam, dari pasangan ini. Mereka bersyukur, proses persalinan bisa lancar dibantu tim medis dari TNI AL. 

Dia mengucapkan terima kasih tak terhingga, kepada Letda Laut (K) dr. Andre dan jajaran satgas gabungan Dukkes TNI yang telah membantu kelancaran proses persalinan istrinya. Tanpa bantuan mereka, tak bisa dibayangkan melakukan proses persalinan di tenda pengungsian.

“Mewakili keluarga, kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan Bapak Ibu TNI ini, sehingga anak keenam saya dapat dilahirkan dengan aman, sehat dan lancar," kata Udin. 

Sementara itu, Letda Laut (K) dr. Andre mengatakan, pihaknya bersyukur bisa hadir dan membantu masyarakat yang terkena bencana.

“Apa yang kami lakukan ini merupakan implementasi dari perintah pimpinan TNI AL agar terus bersinergi dengan semua instansi dalam membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat terdampak bencana gempa bumi Mamuju,” ujar dia.  

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sudah Seminggu Pengungsi Korban Gempa di Mamuju Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Kebakaran TPAS Sarimukti, Ridwan Kamil Minta Bupati KBB Tetapkan Status Darurat 

57 tahun lalu

TPA Sarimukti Terbakar, Ridwan Kamil Minta Bupati Keluarkan Status Darurat Bencana

57 tahun lalu

Kekeringan Ancam 14 Kapanewon di Gunungkidul, BPBD: 30.529 Keluarga Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Mahfud MD: Tindak Pidana Perdagangan Orang di NTT Sangat Darurat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal