Dongkrak Pembangunan, Jabar Selatan Bakal Diguyur Rp157 Triliun 

Arif Budianto
Diskusi Kelompok Terpumpun virtual bertema Pengembangan Wilayah Jawa Barat. (Foto: Istimewa) 

Soeripno mengatakan dalam pengembangkan sebuah wilayah harus dilakukan secara terintegrasi dan harmonis dengan perencanaan sistem transportasi, tidak bisa secara parsial atau terpisah-pisah.

“Dalam lampiran Raperpres Jabar Selatan ini tidak ada simpul nasional yang diusulkan, dan yang ada hanya jaringan jalan nasional. Sehubungan dengan hal tersebut dapat diusulkan simpul nasional bisa terminal transportasi jalan tipe A dan Pelabuhan nasional termasuk jalan akses yang menghubungkan simpul tersebut dengan hinterlandnya,” tutrnya.

Deni Rusyana mengatakan konsep pengembangan yang digunakan dalam pengembangan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan, diantaranya strategi pengembangan keterpaduan hulu-hilir dalam suatu usaha rumah tangga tani yang bersiklus dalam suatu kawasan terpadu untuk Agro Techno Park Wanaraja, kemudian etalase petani milenial (EPM) kebun wanaraja, dan pembangkit listrik tenaga bayu di Garut dan di Sukabumi. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Di Tengah Pandemi Covid-19, Ekonomi Jabar Triwulan II 2021 Tumbuh 6,13 Persen

57 tahun lalu

Tantangan Disinformasi Kian Berat, AMSI Gorontalo Diminta Jadi Solusi Informasi Daring

57 tahun lalu

Perkuat Rebana dan Jabar Selatan, Ridwan Kamil Bangun Proyek Bernilai Rp300 Triliun

57 tahun lalu

Pengembangan Pariwisata Jabar Selatan Tunggu Realisasi Anggaran Rp108 Triliun

57 tahun lalu

BI Dorong Maksimalkan Potensi Perikanan dan Maritim Jabar Selatan demi Peningkatan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal