DLH Jabar Prediksi Zona Darurat TPA Sarimukti Overload 11 September

Agung Bakti Sarasa
Zona darurat TPA Sarimukti segera mendekati kapasitas maksimum di tengah kobaran api yang masih membakar tempat pembuangan akhir sampah itu. (Foto: Dok)

BANDUNG, iNews.id - Pemprov Jawa Barat membuka zona darurat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti untuk menampung sebagian sampah yang sudah menumpuk di wilayah Bandung raya. Namun, lahan yang dibuka sangat terbatas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar, Prima Mayaningtyas mengatakan, zona darurat TPA Sarimukti tersebut segera mendekati kapasitas maksimum. Sebab, zona darurat yang dibuka ini memiliki luas 0,6 hektare dengan kapasitas maksimum 6.800 ton.

"Diperkirakan TPA Darurat Sarimukti itu akan penuh tanggal 11 (September)," kata Prima, Jumat (8/9/2023).

Prima menjelaskan, daerah yang telah kehabisan kuota buang ke zona darurat adalah Kota Cimahi. Bahkan, mereka sudah menyodorkan surat permohonan untuk penambahan kuota pembuangan sampah.

"Cimahi udah kehabisan kuota, Cimahi udah mengajukan surat minta kuota tambahan," kata Prima.

Menurutnya, sejak awal sudah ada kesepakatan antardaerah di wilayah Bandung raya terkait kuota buangan ke zona darurat. Pemkot Cimahi mendapatkan kuota sebesar 600 ton.

Walu begitu, pihaknya belum dapat mengabulkan permohonan kuota tambahan dari Pemkot Cimahi tersebut. "Kami masih cari solusinya," ucapnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tinjau TPA Sarimukti, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Desak Solusi Permanen Masalah Sampah Bandung Raya

57 tahun lalu

Jogja Darurat Sampah, Petugas Kewalahan hingga Pedagang Angkringan Sepi Pembeli

57 tahun lalu

DLHK Kukar Dorong Pengelolaan Sampah Seiring Pertumbuhan Penduduk

57 tahun lalu

Wali Kota Madiun Terima Audiensi BBWSB Solo dan Tim ITS, Bahas Pengelolaan Sampah

57 tahun lalu

Menko AHY Puji Pengelolaan Sampah Kota Madiun, Modern dan Ramah Lingkungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal