Rencana itu berhasil terealisasi setelah PT Bela Putra Intiland sebagai pengembang perumahan Kota Baru Parahyangan, mengucurkan anggaran CSR senilai Rp100 juta untuk pembangunan flyover. Groundbreaking flyover ini dilakukan Bupati Aa Umbara Sutisna Rabu (3/3/2021), dan setelah sembilan bulan dibangun diresmikan oleh Plt Bupati Hengki Kurniawan pada Jumat (26/11/2021).
Lukman menambahkan, Flyover Simpang Padalarang bukan hanya berimbas ke kawasan Padalarang tapi juga ke Cimareme. Kemacetan di kawasan Cimareme yang begitu berat sedikit bisa terurai, meski untuk bisa mengatasi kemacetan secara keseluruhan harus ada daya dukung flyover di pertigaan Cimareme.
Pihaknya kini sedang mengkaji penataan kawasan yang terintegrasi. Selesainya pembangunan Pasar Tagog, berhentinya Kereta Cepat Jakarta Bandung di Stasiun Padalarang, dan dibangunnya Terminal Curug Agung, jangan sampai menimbulkan kemacetan. Sehingga penataan mulai dari Cimareme, Simpang Padalarang, Pasar Tagog, dan kawasan Stasiun Padalarang, harus dilakukan.
"Semoga dengan transportasi yang terintegrasi kemacetan di Padalarang bisa terus dikurangi, seiring bertambahnya infrastruktur jalan. Seperti Jalan Lingkar Padalarang yang juga diinisiasi Pemda KBB dari kawasan Kota Baru tembus ke Cipatat," ucapnya.