Dinkes Kota Bandung Imbau Warga Waspada Virus Corona Varian Baru

Agus Warsudi
Peneliti menemukan varian baru mutasi Covid-19 yang menyebar di Eropa dan Amerika Serikat (foto: ist)

Petugas medis belum meyakini sepenuhnya varian baru di Nigeria ini lebih menular dibandingkan versi biasa. Nkengasong juga mengakui terlalu dini untuk memastikannya. 

"Beri kami waktu, ini masih sangat awal," kata Nkengasong, dikutip dari The Sun, Jumat (25/12/2020).

Menurut dia, peringatan adanya varian baru didasarkan pada dua atau tiga urutan genetik, namun kasus yang ditemukan di Afrika Selatan pada akhir pekan lalu sudah cukup untuk mendorong DCD Afrika menggelar pertemuan darurat. 

Pada Rabu malam, Menteri Kesehatan Afrika Selatan mengumumkan tingkat penyebaran Covid-19 yang mengkhawatirkan. Negara itu mengonfirmasi penambahan lebih dari 14.000 kasus baru pada Selasa yang merupakan rekor tertinggi. Sekitar 400 di antaranya meninggal dunia.

Makalah penelitian yang diungkap The Associated Press menyebutkan, varian baru di Nigeria ditemukan pada dua sampel pasien yang dikumpulkan pada 3 Agustus dan 9 Oktober di Negara Bagian Osun.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rapid Test Antigen di Objek Wisata dan Terminal Kota Bandung, 12 Orang Reaktif Covid

57 tahun lalu

Virus Corona Varian Baru Teror 17 Negara, Berikut Rinciannya

57 tahun lalu

Indef Ungkap Dampak Mutasi Virus Corona ke Ekonomi Indonesia

57 tahun lalu

Epidemiolog Sebut Kemungkinan Virus Corona Varian Baru Sudah Masuk Indonesia

57 tahun lalu

Media China Ejek Inggris Gara-Gara Virus Corona Varian Baru: Orang Sakit di Eropa 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal