Dinkes Bandung Sebut Program Nyamuk Wolbachia Atasi DBD di Ujungberung Aman

Arif Budianto
Sosialisasi penyebaran nyamuk Wolbachia guna menekan penyebaran DBD. (IST)

"Kemenkes juga membentuk tim analisis risiko yang digawangi 24 profesor dari berbagai universitas dan berbagai keilmuan, hasilnya program nyamuk wolbachia dinyatakan aman dan telah diterapkan di 14 negara," ujarnya.

"Analisis risiko yang dilakukan Prof. Damayanti Bukhori beserta Kemenkes menyebutkan sampai 30 tahun kemudian program ini aman. Kami berkeyakinan program nyamuk wolbachia ini aman dan diharapkan menurunkan kasus DBD," kayanya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai sejumlah berita hoaks terkait wolbachia yang banyak beredar di dunia maya.

"Kemenkes sudah melakukan ini (program nyamuk ber-wolbachia) dan masuk ke dalam strategi nasional berdasarkan kajian, rekomendasi WHO dan juga benchmark negara lainnya," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu dalam taklimat media tentang Wolbachia yang diikuti secara daring di Jakarta.

Maxi menilai di era yang terbuka ini, kemungkinan adanya hoaks terkait berbagai hal termasuk kesehatan sangat mudah ditemukan. 

Untuk itu, Kemenkes terus melakukan upaya dalam memberikan informasi yang baik, tidak hanya dari Kemenkes, namun juga sejumlah pakar dan peneliti.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tekan Kasus DBD, Kota Bandung Gunakan Nyamuk Wolbachia Bill Gates

57 tahun lalu

Stok Darah PMI Sidoarjo Kritis, Padahal Permintaan Trombosit bagi Pasien DBD Meningkat

57 tahun lalu

162 Orang di Bangka Barat Terjangkit DBD, Paling Banyak Kecamatan Mentok

57 tahun lalu

Kabar Duka, Wakil Ketua DPRD Jateng Meninggal Dunia

57 tahun lalu

DBD di Bali Capai 2.372 Kasus sejak Awal Tahun, 4 Orang Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal