Dinilai Korupsi Anggaran Barang dan Jasa, Rahmat Effendi Dituntut 9,5 Tahun Penjara

Agung Bakti Sarasa
JPU KPK menuntut Rahmat Effendi (kemeja putih) dihukum 9,5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemkot Bekasi. (FOTO: ISTIMEWA)

Sedangkan hal yang meringangkan, kata Siswhandono, terdakwa yang menjalani sidang secara virtual itu dinilai bersikap sopan selama persidangan berlangsung serta belum pernah dihukum pidana. 

Selain tuntutan tersebut, Jaksa KPK juga menuntut Rahmat Effendi membayar uang pengganti sebesar Rp8 miliar lebih. Jika tidak dibayar, harta benda Rahmat Effendi akan disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Apabila lelang tersebut tidak mencukupi, maka dipenjara tambahan selama 2 tahun," katanya. 

Tidak hanya itu, JPU KPK juga meminta majelis hakim untuk mencabut hak politik Rahmat Effendi untuk dipilih sebagai pejabat publik selama 5 tahun terhitung sejak Rahmat Effendi menjalani hukuman pidana pokoknya.

Mendengar tuntutan JPU KPK tersebut, kuasa hukum Rahmat Effendi meminta waktu dua pekan untuk menyiapkan nota pembelaan atau pledoi yang akan disampaikan sebelum pembacaan vonis.

Diketahui, Rahmat Effendi didakwa telah menerima suap sebesar Rp10 miliar dari persekongkolan dalam pengadaan barang dan jasa, dalam hal ini pengadaan lahan. 

Selain itu, Rahmat Effendi juga didakwa menerima uang sebesar Rp7,1 miliar dari setoran para pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi terkait lelang jabatan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Mahasiswa Diduga Dianiaya dalam Kampus PTN di Bandung, Polisi Lakukan Penyelidikan

57 tahun lalu

Penampakan Megahnya Arsitektur Masjid Al Jabbar di Bandung

57 tahun lalu

10 Mall Terbesar di Bandung, Ada Fasilitas Hiburan Segala Usia

57 tahun lalu

Kasus Suap Wali Kota Bekasi Non-Aktif Rahmat Effendi, Ini Kata Saksi Meringankan

57 tahun lalu

KPK Eksekusi Penyuap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ke Lapas Sukamiskin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal