Diliburkan saat Musim Mudik dan Balik Lebaran, Penarik Andong Terima Insentif Selama 7 Hari

Fadli Ramadan
Jalur mudik lebaran di Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Foto: Fadil Ramadan).

GARUT, iNews.id - Moda transportasi tradisional, seperti andong atau kereta kuda masih banyak digunakan di sejumlah wilayah Pulau Jawa, termasuk Garut. Keberadaannya dinilai kerap menimbulkan kemcetan karena memakan setengah badan jalan saat beroperasi.

Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha mengatakan, sejumlah pihak terkait sepakat untuk meliburkan aktivitas andong selama arus mudik dan balik Lebaran 2024. Kebijakan ini untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur selatan yang kerap terjadi kemacetan di sejumlah titik pasar.

"Kemudian untuk andong atau kereta kuda ini juga sementara kita liburkan dan alhamdulillah dari pemerintah daerah sudah memberikan insentif kepada andong selama tujuh hari," ujar AKBP Yonky di Pos Pengamanan Simpang Tiga Malangbong, Garut, Jawa Barat, Jumat (5/4/2024).

Dia menyampaikan, untuk mengantisipasi dampak mudik dan balik lebaran sudah membangun pos-pos pengamanan. Para personel di lapangan juga sudah disiagakan untuk pengaturan lalu lintas.

"Kita melihat situasional di lapangan. Kemudian juga di pasar-pasar, ada pasar Lewo, pasar Bandek, pasar Limbangan dan di simpang-simpang itu juga ada pos lalu lintas," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Penampilan Remaja MTs Diledek, Ternyata Pakaian Lebaran Hadiah Ibu Sebelum Meninggal

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Jatim Naik 18 Persen, Hampir 2 Juta Kendaraan Melintas

57 tahun lalu

ART di Metro Lampung Nekat Curi Berlian Majikan Senilai Rp30 Juta untuk Lebaran

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pria di Brebes Ditemukan Tewas Membusuk di Atap Masjid, Diduga Tersengat Listrik

57 tahun lalu

Arus Balik lebaran di Lingkar Gentong Tasikmalaya Ramai Lancar di Hari Pertama Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal