Diduga Jadi Sarang Kaum Homoseksual, Kapolrestabes Bandung Minta Menkominfo Blokir Walla 

Agus Warsudi
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menunjukkan percakapan di aplikasi Walla yang jadi sarang kaum homoseksual mencari mangsa. (FOTO: Humas Polrestabes Bandung)

Melalui aplikasi WAlla, pelaku AA mengajak korban bertemu dan membawanya ke tempat kos. Di sini, korban diperkosa secara bergilir oleh AA dan RK.

"Tersangka AA bertemu, membawa korban ke tempat kos. Di tempat kos ada teman tersangka RK. Saat di dalam tempat kos, kedua tersangka melakukan cabul sesama jenis kepada korban," tutur Kapolrestabes Bandung.

Kombes Pol Budi Sartono menyatakan, pelaku AA baru mengenal korban melalui aplikasi Walla. Penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung masih mendalami kasus ini. Selain untuk mengungkap apakah ada korban lain atau tidak, juga penyebab korban dapat memiliki aplikasi Walla tersebut.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar SD laki-laki berusia 11 di Kota Bandung, diperkosa dua pria homoseksual yang dikenalnya via medsos. Peristiwa kelam yang dialami korban terjadi di sebuah tempat kos pelaku, Gang Puskesmas, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung.

Ibu korban pun melaporkan pemerkosaann itu ke Satreskrim Polrestabes Bandung. Petugas yang menerima laporan langsung bergerak menangkap dua pelaku berinisial  AA (32) dan RK (29).

Akibat perbuatannya, tersangka AA dan RK disangkakan melanggar Pasal 82 juncto Pasal 76E dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Maulid Nabi, Ribuan Kendaraan Masuki Kota Bandung

57 tahun lalu

Pelajar SD di Bandung Diperkosa 2 Pria Homoseksual yang Dikenal via Medsos

57 tahun lalu

Terbukti Minta Uang ke Korban Begal di Bandung, Anggota Polsek Sukasari Dijatuhi Sanksi

57 tahun lalu

Bosan Wisata Itu-itu Aja? Coba Kunjungi Beberapa Rekomendasi Wisata Bandung Ini

57 tahun lalu

Pra Operasi Mantap Brata 2023, Kapolrestabes Bandung Cek Peralatan dan Kesiapan Personel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal