Diduga Hirup Gas Beracun, Penambang Emas di Sukabumi Tewas di Lobang Tambang

Dharmawan Hadi
Sejumlah anggota kepolisian melakukan penyelidikan di lokasi tambang setelah seorang warga tewas akibat menghirup gas beracun. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Diduga menghirup gas beracun, seorang penambang tewas di bekas galian tambang emas di Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/8/2021). Kejadian yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu membuat geger penambang yang lain.

Korban yang bernama Surya (30) Bin Endut warga Kampung Cikanteh RT 002/010 Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Korban sebelumnya telah diingatkan berkali-kali agar jangan masuk ke lubang bekas tambang emas tersebut sebelum blower angin dihidupkan.

Salah satu saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Mamat (52) mengatakan, korban tidak menghiraukan peringatan dari rekan-rekan penambang lain.

"Pada saat blower angin bari dinyalakan sekitar 5 menit korban langsung masuk ke dalam lubang, lalu setelah 20 menit korban tak kunjung keluar. Setelah dilihat, korban sudah mengambang di bawah lobang dengan kedalaman 15 meter," ujar Mamat kepada wartawan.

Mamat menambahkan, dia lalu meminta bantuan kepada warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Polsek Ciemas. Dia merasa kesulitan mengeluarkan jasad korban yang sudah mengambang di dalam sumur, karena di dalam lobang tambang mengandung gas zat asam yang beracun.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

532 Pengungsi Gas Beracun di Aceh Timur Dipulangkan

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas dan Luka Kecelakaan Jip Wisata Bromo, Ini Nama-namanya

57 tahun lalu

Viral Pemuda Tewas Dikira Dibegal di Pantura Cirebon, Ternyata Korban Kecelakaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal