Didorong Gunakan Pupuk Organik, Ini Tanggapan Petani di Lembang KBB

Agus Warsudi
Petani milenial di KBB. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk organik dan mengembalikan kesuburan tanah, para petani didorong beralih ke pupuk organik. (Foto: MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong para petani menggunakan pupuk organik. Selain untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia atau anorganik, juga membantu merehabilitasi tanah. 

Selama ini, penggunaan pupuk anorganik atau kimia lebih dari tiga dekade secara intensif dan berlebihan, telah menyebabkan degradasi mutu lahan pertanian. Terjadi kerusakan struktur tanah, soil sickness (tanah sakit), dan soil fatigue (kelelahan tanah). 

Bentuk nyata dukungan pemerintah, Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan pembuatan pupuk organik dalam bentuk fasilitas dan pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO). Dengan UPPO, petani dapat menyediakan pupuk organik secara mandiri di lingkungan pertaniannya masing-masing.

"Melalui fasilitasi UPPO, petani dapat memproduksi dan menggunakan pupuk organik secara in situ (usaha pelestarian alam yang dilakukan dalam habitat aslinya)," kata Dodih, petani sayuran di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (8/11).

Dodih menyatakan, manfaat UPPO tersebut sudah mulai dirasakan oleh para petani. Berkat program UPPO, lahan pertanian kembali subur dan berdampak terhadap produksi. "Yang paling kami rasakan itu, tanah kembali subur dan gembur, serta berpengaruh terhadap hasil tani," ujar Dodih.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polres Cimahi Segera Gelar Rekonstruksi Kasus Penyiksaan ART di Ngamprah KBB

57 tahun lalu

Ini Penyebab Banjir Kerap Rendam Kampung Ciharashas Ngamprah KBB

57 tahun lalu

Dilantik Jadi Bupati KBB Definitif, Hengki Kurniawan Tetapkan 3 Program Prioritas

57 tahun lalu

Gawat, PMK Kembali Serang Hewan Ternak di KBB, 100 Domba Terpapar

57 tahun lalu

Pensiunan Pejabat Tak Kembalikan Mobil Dinas, Inspektorat KBB: Orang Gak Tahu Malu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal