Sekretaris pun bilang ke Didin untuk menunggu dalam lima menit akan ditelpon kembali. Namun, sampai pagi harinya, tidak ada konfirmasi atau pun pemberitahuan lanjutan kepada saya.
"Akhirnya saya mengambil sikap mengundurkan diri, baik sebagai bacaleg atau pun dari keanggotaan Partai Demokrat," tegas Didin.
Didin merasa sudah tidak ada lagi penghargaan dari partai kepada kader utama dan pengurus inti. Selain itu, ketersinggungan dia dengan Sekretaris DPD Demokrat Jabar dengan bahasa yang tidak patut dan secara etika tidak pantas.
"Masa saya sebagai pengurus inti DPD dengan mudahnya, cuma karena uang, mau ditukar nomor urutnya hanya karena saat itu Pak Yoyom siap membayar. Padahal saya menjadi kader dan pengurus partai lebih dari 20 tahun, mulai berdirinya Partai Demokrat," jelasnya.
Dari catatannya, Didin merupakan pendiri relawan SBY Fans Club di Pemilu 2004, baik di pusat ataupun Jabar.