TASIKMALAYA, iNews.id - Ibu yang hamil dan melahirkan hanya dalam satu jam lebih di Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), kini mengalami depresi setelah viral di berbagai media. Heni Nuraeni sering menangis histeris.
Hal ini diungkapkan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto saat mendatangi kediaman orang tua Heni. Saat ini, Heni Nuraeni tinggal di rumah orang tuanya.
Diketahui, ibu yang sudah dikarunia dua orang anak, masing-masing berumur 10 tahun dan 19 bulan dari hasil pernikahannya dengan Erik (38) ini, mendadak hamil. Dia melahirkan hanya dalam waktu 1 jam lebih, pada Sabtu (19/7/2020) malam, sekitar pukul 21.30 di rumah orang tuanya di Desa Mandalasari.
Ato Rinanto mengatakan, salah satu penyebab depresi yang dialami Heni karena banyaknya tamu yang ingin melihat dirinya dan bayinya dan mengabadikan dengan kamera foto maupun video. Hal itu membuat Heni tidak nyaman dan akhirnya stres. Terlebih mereka tinggal di daerah yang sangat terpencil dan jauh dari keramaian.
"Adinda Heni ini tidak biasa dengan kondisi yang ramai dan banyak orang yang datang ke rumahnya seperti itu. Sebab, dia biasa hidup tenang di kampungnya yang jauh dari keramaian. Namun, sekarang banyak tamu dan mengabadikan dengan kamera dan video. Ini membuat dia mengalami depresi," kata Ato.