"Isu yang berkembang mutasi, rotasi, dan promosi tersebut tanpa melalui proses pembahasan di Tim Penilai Kinerja (TPK). Jika itu benar jadi sebuah ketidakpatutan, karena harusnya rotasi mutasi melibatkan TPK," katanya.
Dirinya menyarankan, agar satu persatu persoalan dituntaskan terlebih dahulu sehingga tidak ada kegaduhan. Sebab jika open bidding sekda tetap dipaksakan di tengah suasana sedang gaduh, malah menimbulkan kecurigaan. Apalagi jabatan Bupati Hengki Kurniawan juga hanya tinggal tujuh bulan lagi.
"Bupati kan tinggal tujuh bulan lagi menjabat, kenapa memaksakan open bidding sekda. Jadi patut dicurigai ada apa?" tanyanya.
Seperti diketahui proses open bidding sekda sudah menyelesaikan tahapan seleksi administrasi. Total ada delapan pejabat yang lolos seleksi administrsi dan rekam jejak, dimana tujuh pejabat berasal dari Pemda KBB dan satu pejabat dari Kota Serang.
Mereka adalah Kadis Perkim KBB Ade Zakir, Kepala Bapenda KBB Duddy Prabowo, Kadisdukcapil KBB Hendra Trismayadi, Kadispora KBB Imam Santoso. Kemudian Sekretaris DPRD KBB Rony Rudyana, Kadisperindag KBB Ricky Riyadi, Kepala DP2KBP3A KBB Eriska Hendrayana, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Serang Moch Poppy Nopriadi.