Delman Tersingkir di KBB, dari Jumlah Ratusan Kini Tinggal Belasan

Adi Haryanto
Jumlah delman atau keretek di KBB terus berkurang akibat kalah bersaing dengan moda transportasi modern. (Foto/Dok.MPI)

"Paling sekarang penumpangnya ibu-ibu yang mau ke pasar, kalau anak-anak muda udah pakai motor semua atau ojeg kalau pergi ke pasar," ujarnya. 

Opik mengaku tidak memasang tarif untuk sekali jalan, namun biasanya penumpang memberikan uang antara  Rp5.000 sampai Rp10.000. 

Sementara agar bisa bertahan akibat penurunan minat penumpang, sebagian kusir andong ada yang mencari pendapatan lebih di tempat wisata dengan menyewakan kuda tunggang. 

Di wilayah Lembang, keberadaan delman memang masih bisa dijumpai mangkal di sekitar Pasar Panorama dengan trayek Lembang Atas, Cikidang dan Sespim. 

Selain karena perkembangan zaman yang semakin modern, profesi ini semakin meredup lantaran tidak ada lagi generasi penerusnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bupati KBB Minta Ruas Jalan untuk Konektivitas Transportasi KCJB Diperlebar

57 tahun lalu

UMK Naik 7,16 Persen, Buruh KBB Akan Pantau Implementasi Perusahaan

57 tahun lalu

2 Surat Rekomendasi Usulan UMK di KBB Tuai Polemik, Begini Penjelasan Kadisnaker

57 tahun lalu

Bupati KBB Tak Tahu Kadisnaker Keluarkan Rekomendasi UMK, Inspektorat Turun Tangan

57 tahun lalu

Tebing 8 Meter Longsor, Jalan Penghubung 2 Desa Lumpuh di Cisarua KBB 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal