Dedi Mulyadi Sebut Perubahan Pola Hidup Munculkan Kelaparan Tersembunyi di Indonesia

Agus Warsudi
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi. (FOTO: ISTIMEWA)

Dulu, ujar Kang Dedi, masyarakat menanak nasi melalui berbagai tahapan mulai dari dicuci, masak setengah matang, lalu diaduk, dan dikukus sampai matang. Sementara kini, orang memasak nasi dengan cara instans menggunakan alat modern.

“Kalau sekarang kan dicuci langsung dimasukkan ke rice cooker dan dikonsumsi. Maka, nasi yang dihasilkan akan sangat mengandung kadar gula tinggi. Sehingga wajar jika kadar gula tinggi itu menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat,” ujar Kang Dedi.

Tak hanya itu, tutur mantan Bupati Purwakarta dua periode ini, tingkat konsumsi buah dan sayuran alami di masyarakat pun kini menurun drastis. Masyarakat justru memilih produk olahan praktis dibanding yang alami.

"Ini problem. Sebanyak 50 persen kelaparan terselubung itu adalah bukan karena faktor pendapatan, tetapi tradisi publik (pola konsumsi) mengalami perubahan. Itu karena kemalasan manusia juga," ujar Dedi.

Sehingga, pergeseran tradisi itulah yang menjadi penyebab terjadinya penurunan daya tahan tubuh pada anak-anak karena asupan tidak berkualitas.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Mediasi Warga Jatiluhur Purwakarta dan Pabrik terkait Limbah, Ini Hasilnya

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Setop Truk Kohe Bergambar Dirinya, begitu Behenti Sopir Curhat BBM

57 tahun lalu

Wow, Dedi Mulyadi dan Petani Milenial Panen 30 Ton Bawang Merah di Purwakarta

57 tahun lalu

Kisah Kasir Minimarket di Subang Dicampakkan Keluarga, Dikuliahkan Dedi Mulyadi

57 tahun lalu

Momen Mobil Mewah Alphard Dedi Mulyadi Angkut Rumput Milik Warga Purwakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal