Dedi Mulyadi Minta Polisi Segera Tangkap Penyekap dan Penganiaya Perempuan di Bandung

iNews TV
Dedi Mulyadi meminta Polda Jabar segera menangkap pelaku penyekapan sadis Yuvita di Kabupaten Bandung. (Foto: iNews TV/Ervand David)

Saat ditanya akan bertemu keluarga korban, Dedi mengaku sedang mempersiapkannya.

"Sebentar lagi," ucapnya.

Dedi berharap proses penanganan kasus ini berjalan transparan dan sesuai hukum yang berlaku. Dia juga berencana bertemu keluarga korban untuk mengetahui kronologi kejadian secara langsung.

Yuvita atau YTR, perempuan muda berusia 29 tahun asal Kabupaten Bandung, diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan berat oleh pacarnya, Taufik Hidayat. Kekerasan itu diduga berlangsung selama sekitar tiga tahun.

Akibat kekerasan berulang, korban mengalami luka parah di sekujur tubuh. Kondisi paling memilukan, korban disebut mengalami buta permanen pada kedua mata.

Keluarga awalnya mengira Yuvita masih bekerja di Jakarta setelah hilang kontak sejak 2023. Namun, mereka kaget ketika mengetahui korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dan dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Korban mengalami luka di wajah, kepala, kaki, hingga bagian tubuh lainnya. Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat ini sudah dilaporkan ke Polda Jabar. Polisi masih mendalami dugaan penyekapan dan memburu pelaku.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Pilu Perempuan di Bandung Disekap Pacar 3 Tahun, Tubuh Penuh Luka hingga Mata Buta

57 tahun lalu

Kondisi Perempuan Dianiaya Pacar 3 Tahun di Bandung, Penuh Luka Tak Terbayangkan

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan di Bandung Hilang 3 Tahun, Disekap dan Dianiaya Kekasih hingga Luka Berat

57 tahun lalu

Perempuan di Bandung Diduga Diculik dan Dianiaya Kekasih selama 3 Tahun, Wajah sampai Hancur

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Rp250 Juta untuk Tangkap Pelaku Penyekapan Sadis di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal