Dedi Mulyadi Minta Pemotong Dana Kompensasi Sopir Angkot Diproses meski Sudah Dikembalikan

Donald Karouw
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta pemotong dana kompensasi untuk sopir angkot di Kabupaten Bogor diproses hukum. (Foto: Pemprov Jabar)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa BaratDedi Mulyadi menyebut tindakan pemotongan dana kompensasi untuk sopir angkot di Kabupaten Bogor sebagai bentuk premanisme yang tidak dapat ditoleransi. Bahkan meskipun uang yang sempat dipotong telah dikembalikan.

Uang tersebut merupakan dana kompensasi yang diberikan kepada sopir angkot agar tidak beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2025/1446 Hijriah.

"Alhamdulillah kabarnya uangnya sudah dikembalikan. Tapi tetap, itu tindakan premanisme, meski dilakukan oleh pegawai berseragam atau kelompok organisasi," ujar Dedi melalui akun Instagram resminya @dedimulyadi71 dikutip Senin (7/4/2025).

KDM-sapaan akrab Dedi Mulyadi menegaskan proses hukum terhadap pelaku tetap akan dilanjutkan. Dia juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) dan Organda Jabar untuk menelusuri serta mengusut tuntas kejadian tersebut.

Sebelumnya, Dedi menyampaikan keprihatinannya atas ulah oknum yang memotong sebesar Rp200.000 dari dana kompensasi Rp1 juta yang diberikan kepada sopir angkot.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk Masuk Minimarket di Bogor, Kejar Warga hingga Rusak Kendaraan

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Siapkan Bonus jika Persib Juara Liga: Ada Tenang Aja!

57 tahun lalu

Persib Selangkah Lagi Juara, Ini Pesan Dedi Mulyadi ke Bobotoh

57 tahun lalu

Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang

57 tahun lalu

Terungkap! Ada 18 Siswi SMKN 2 Garut Jadi Korban Rambutnya Dipotong Guru BK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal