Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung

Tim iNews
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung. (Foto: Ist)

Herman menjelaskan evaluasi utama berada di bawah kewenangan Kementerian Kesehatan karena RSHS merupakan rumah sakit milik pemerintah pusat.

Meski begitu, pemprov tetap meminta audit internal untuk menelusuri penyebab insiden.

“Harus ditelusuri, apakah SOP yang longgar atau SDM yang tidak taat SOP. Semua harus dicek,” ucapnya.

Pemprov Jabar menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan, khususnya di unit ibu dan anak serta layanan kedaruratan. Kejadian ini menyangkut keselamatan masyarakat sehingga prosedur pelayanan harus benar-benar dijalankan.

Selain itu, pemerintah memastikan seluruh masyarakat tetap mendapat layanan kesehatan tanpa terkendala administrasi.

“Kalau ada masyarakat yang butuh layanan, apalagi harus dirawat, langsung ditangani. Soal administrasi, Pemprov siap membackup,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buntut Viral Bayi Tertukar, RSHS Bandung Didesak Investigasi Kelalaian Perawat

57 tahun lalu

RSHS Bandung Minta Maaf usai Insiden Bayi Nyaris Tertukar Viral di Medsos

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Kasusnya Viral!

57 tahun lalu

Viral! Bayi di Kampar Riau Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran

57 tahun lalu

Bandung Geger! Bayi Baru Lahir Nyaris Diculik Oknum Perawat Rumah Sakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal