Data Tidak Valid, 2.345 KPM di Cimahi Tak Dapat Jatah Bantuan Dua Bulan

Adi Haryanto
Sejumlah keluarga penerima manfaat (KMP) bantuan pangan nontunai (BPNT) mengantre untuk proses pencairan bantuan di salah satu e-warong. (Foto: Antara)

Dijelaskannya, adanya pengurangan jumlah penerima Program Sembako untuk Maret dan April itu dikarenakan datanya bermasalah. Verifikasi data lapangan telah dilakukan baik oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI maupun pihak Dinsos P2KBP3A Kota Cimahi. 

"Permasalahan yang muncul berdasarkan hasil verifikasi di antaranya, data penerima ganda, ada penerima yang sudah meninggal namun masih tercatat sehingga harus dihapuskan," kata dia. 

Pada saat verifikasi, Dinsos P2KBP3 Kota Cimahi juga melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi yang memiliki data kependudukan secara keseluruhan. Ke depan, penerima program sembako ini kemungkinan berubah lagi. Sebab baik Kemensos maupun pihak Dinsos P2KBP3 akan terus melakukan pendataan lagi.

"Data bisa berubah, karena NIK kan gak sama, ada yang double, penerima bantuan ada yang meninggal. Kita verifikasi lagi kerjasama dengan Disdukcapil hingga ke warga," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Program BPNT di KBB Tak Sesuai Aturan, Warga Akan Lapor ke Menteri Sosial

57 tahun lalu

Kejari Geledah Kantor Disnaker Cimahi, Usut Dugaan Korupsi Program Pelatihan

57 tahun lalu

Jelang Lebaran, Ratusan Lansia dan Penyandang Disabilitas Kota Madiun Terima Bansos

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Cimahi, Protes Tunjangan DPR dan Kekejaman Polisi Terhadap Affan

57 tahun lalu

Jenazah Acil Bimbo Dimakamkan di Cimahi, Dunia Musik Tanah Air Berduka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal