"Warga saya ada dua orang yang gagal mendapat bansos karena persoalan data," ujar salah seorang pengurus RT, Imam.
Beberapa waktu lalu, pihak kelurahan sempat memverifikasi data penerima bansos untuk disetorkan ke Dinas Sosial (Dinsos). Ketika itu pun sudah muncul masalah, aplikasi menolak entry beberapa data penduduk. Ketika dicek, ternyata NIK warga yang dientry sudah dimiliki oleh orang lain.
Di bagian lain, Lurah Ciseureuh, Yai Uun Khaerun menyatakan, bagi warga yang tidak mendapat bansos di tahap ini akan direkomendasikan pada tahap kedua. "Paling diajukan lagi pada tahap kedua," kata Uun saat dihubungi melalui ponselnya.
Sementara itu, Sekda Purwakarta, Iyus Permana hanya sebatas mempersilakan membuat laporan tertulis atas masalah penyaluran bansos. Sehingga pada Senin (19/4/2021) ini akan ditindaklanjuti.