Begitu telur maggot menetas, lalu dipindahkan ke media pembesaran yang telah disiapkan tadi. Jangan lupa setiap harinya diberikan makanan berupa limbah organik seperti membuat media di awal tadi. Setelah dua belas hari, maggot limbah organik ini siap untuk dipanen.
Maggot sendiri merupakan pakan ternak yang memiliki protein tinggi. Maggot kini diburu oleh para peternak karena memiliki harga yang lebih murah dan bisa mempercepat ukuran hewan ternaknya. Setiap kilogram, harga maggot dari pembudidaya Rp7.000 hingga Rp15.000.
Menurut Serka Sumarna, budi daya maggot ini dilakukan setelah mendapatkan pelatihan yang dilakukan di Korem dalam rangka ketahanan pangan program dari pusat.
"Setelah mendapatkan pelatihan, saya langsung mempraktikannya di rumah dan ternyata berhasil. Saat ini pun kamu telah memliki binaan sebanyak lima pembudidaya maggot di Kabupaten Subang," kata Sumarna, Kamis (29/7/2021).
Serka sumarna kini baru bisa memproduksi maggot sebanyak 500 kg untuk setiap minggunya. Produksi sebanyak itu tentunya masih kurang untuk memenuhi permintaan pasar yang mencapai 2 ton.
Untuk pemasarannya tidaklah terlalu sulit, pembeli banyak yang datang ke tempat produksinya. Beberapa pembeli yang biasa datang, kebanyakan peternak lele.