"Kami akan berkolaborasi dengan Polri dalam pengamanan ini. Wilayah yang rawan akan mendapat perhatian khusus, dan kami akan memobilisasi semua kekuatan yang ada. Tidak hanya Kodim lokal, tapi juga mungkin melibatkan satuan lain yang dibutuhkan. Ini demi menjaga agar proses pemilihan berjalan lancar tanpa insiden yang tidak diinginkan," tutur Danrem Surya Kencana.
Terakhir, kata Brigjen Inf Anan Nurachman, menyinggung tentang peraturan yang sudah ada dalam undang-undang. Ia menegaskan bahwa pelanggaran oleh prajurit TNI akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa pandang bulu.
"Kita tidak akan memilih-milih dalam menangani pelanggaran. Sudah ada undang-undang yang mengatur hal ini, dan kami akan memastikan semua pelanggaran akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Batasannya sangat jelas, dan kami akan mengingatkan anggota kami tentang hal ini secara berkala," ucap Brigjen Inf Anan Nurakhman.