BANDUNG, iNews.id - Bencana tanah longsor di Kampung Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (9/1/2021) lalu, meninggalkan pekerjaan rumah cukup besar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar menyebut, dibutuhkan dana hingga Rp158 miliar untuk penanganan pascabencana.
Diketahui, selain mengakibatkan 40 nyawa melayang, bencana alam tersebut menyebabkan puluhan rumah dan infrastruktur hancur.
Berdasarkan perhitungan BPBD Jabar, dana Rp158 miliar itu dibutuhkan untuk relokasi rumah warga, perbaikan infrastruktur, pemulihan ekonomi dan sosial.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jabar Dani Ramdan mengatakan, bencana tanah longsor tersebut mengakibatkan 26 unit rumah rusak berat, 3 unit rumah rusak sedang, 103 unit rumah terancam rusak, dan 1 masjid rusak sedang.
"Kondisi saat ini, warga masih banyak yang mengungsi. Ada yang mandiri di keluarganya, ada juga yang menempati pengungsian yang kami siapkan," kata Dani, Kamis (4/2/2021).