Dampak TPA Sarimukti Terbakar, Ratusan Warga Derita ISPA dan Iritasi Mata, TNI-Polri Turun Tangan

Yuwono Wahyu
Omar Azwar
Warga Desa Sarimukti berobat dan memeriksakan kesehatan di Posko Kesehatan Kesdam III Siliwangi. (FOTO: iNews/YUWONO WAHYU)

Selain itu, tim gabungan masih berada di lokasi melakukan upaya pemadaman titik-titik api yang masih menyala. Sejumlah alat berat disiagakan untuk melakukan penyekatan, mencegah api merembet.

"Pengangkutan air sebanyak 60 kali diturunkan ke titik api, melakukan pemadaman dengan penyekatan dengan menggunakan alat berat seperti eskavator buldoser dan loader. Tim kesehatan dan tim yang melaksanakan pemadaman masih stanby di lokasi," tutur dia.

Sementara itu, pantauan di lokasi, ratusan warga Desa Sarimukti sejak pagi beradatangan ke posko kesehatan Kesdam III Siliwangi.  Dandenkeslap Bandung Kesdam III Siliwangi Mayor Ckm Zamaludin Imron mengatakan, dalam sehari melayani puluhan warga yang terdampak asap kebakaran TPA Sarimukti.

"Rata-rata dengan keluhan ganguan pernapasan. Sementara bagi pasein yang tidak bisa ditangani dirujuk ke Rumah Sakit Dustira," kata Mayor Ckm Zamaludin Imron.

Mayor Ckm Zamaludin Imron menyatakan, tidak hanya dewasa yang datang untuk berobat ke posko, tetapi juga anak-anak dan balit. Warga yang mengidap penyakit asma semakin parah karena dalam sehari kambuh 3 kali.

Sedangkan penanganan kebakaran TPA Sarimukti, sampai saat ini, masih terus dilakukan. Helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan waterbombing air ke gunungan sampah yang terbakar. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jabar dan Polres Cimahi Selidiki Penyebab Kebakaran TPA Sarimukti

57 tahun lalu

Upaya Pemadaman Dilakukan Siang Malam, TPA Sarimukti Masih Terbakar

57 tahun lalu

Imbas Kebakaran TPA Sarimukti, Ratusan Warga di KBB Terserang ISPA

57 tahun lalu

Lebih dari 8.000 Ton Sampah Numpuk di Kota Bandung gegara TPA Sarimukti Terbakar

57 tahun lalu

BNPB Ratusan Kali Waterbombing TPA Sarimukti, Siramkan 892.000 Liter Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal