KARAWANG, iNews.id - Dampak bentrok dua kelompok organisasi kemasyarakat (ormas) mengakibatkan arus lalu lintas macet panjang dan pintu masuk ke Karawang International Industrial City (KIIC) Karawang sempat ditutup. Penutupan dilakukan lantaran ribuan masa aksi dari ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).
Mereka siap siaga menghadapi serangan balik ormas lawan. Selain itu, ribuan anggota ormas GMBI juga menuntut agar kepolisian menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas penganiayaan terhadap anggota GMBI. "Kami meminta pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum," kata anggota GMBI.
Setelah dilakukan mediasi, ribuan masa aksi itu membubarkan diri dengan di kawal ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Karawang.
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengatakan, bentrokan dua ormas bermula saat salah satu rombongan dari ormas GMBI salah jalan ke arah Karawang Kota atau tidak sesuai titik kumpul, KIIC.
"Anggota ormas yang salah jalan itu bertemu dengan kelompok ormas lain. Secara tiba tiba satu mobil rombongan gmbi langsung dihancurkan dan tiga anggota GMBI luka-luka. Korban dibawa ke rumah sakit terdekat karena menderita luka cukup serius," kata Kapolres Karawang.