Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai penyebab ledakan maupun kronologinya. Informasi awal diterima dari laporan resmi Unit Intelijen Kodim 0611/Garut menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
“Telah terjadi musibah di lokasi peledakan yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia di tempat pada saat kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak pakai,” demikian kutipan dalam laporan yang diterima redaksi.
Korban tewas terdiri atas unsur militer dan sipil. Di antara korban, terdapat dua perwira TNI yaitu Kolonel Cpl Antonius Hermawan, ST, MM dan Mayor Cpl Anda Rohanda.
1. Kolonel Cpl Antonius Hermawan, ST., MM.
2. Mayor Cpl Anda Rohanda
3. Agus bin Kasmin
4. Ipan bin Obur
5. Anwar bin Inon
6. Iyus Ibing bin Inon
7. Iyus Rizal bin Saepuloh
8. Toto
9. Dadang
10. Rustiawan
11. Endang