Cuaca Ekstrem Mengancam, Jabar Siaga I Bencana mulai November 2020 hingga Mei 2021

Agus Warsudi
Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau peralatan penanggulangan bencana yang dimiliki Kodam III/Siliwangi. Foto/Istimewa

"Sehingga kami menetapkan kesiagaan (siaga bencana) itu dari November (2020) sampai Mei (2021). Hampir setengah tahun, enam bulan ke depan," kata Ridwan Kamil seusai upacara.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Keng Emil ini, kesiapsiagaan yang dilakukan terhadap bencana hidrometrologi. Sebab BMKG menyampaikan musim hujan dimulai lebih awal mulai Oktober 2020. Ditambah potensi La Nina, kita Provinsi Jabar siaga dalam dua bulan 2020 ini dan empat (sampai) lima bulan ke depan pada 2021.

"Seperti kita tahu, potensi badai La Bina yang akan hadir membawa dampak kepada naiknya gelombang laut sehingga potensi tsunami, banjir dan lain-lain, harus disikapi dengan siaga satu," ujar Kang Emil.

Menurut Kang Emil, bencana alam hidrometeorologi, 60 persen dari seluruh Indonesia itu terjadi di Jabar. Sebab, Jabar memiliki jumlah sungai dan anak sungai terbanyak di Indonesia.

"Bencana di Jabar terjadi antara 1.000 sampai 2.000 kejadian pertahun. Kalau dibagi 365 hari dalam setahun, kebencanaan di Jabar itu bisa 3 sampai 4 kali sehari," tutur Gubernur.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bencana di Lebak, BPBD: 6 Orang Tewas 146 Rumah Rusak

57 tahun lalu

TNI AD Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Tapteng dan Tapsel

57 tahun lalu

Cerai dengan Atalia, Ridwan Kamil Bicara soal Harta Gono-Gini hingga Hak Asuh Anak

57 tahun lalu

Pesan Menyentuh Ridwan Kamil usai Cerai dengan Atalia Praratya

57 tahun lalu

Tok! Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal